Irozuku Sekai no Ashita kara Episode 1 – 2 Review

Review Uncategorized

Setelah cukup lama meninggalkan genre romance, akhirnya P.A. Works kembali hadir dengan anime romance karyanya sendiri yang siap menemani Anda di sepanjang Fall 2018. Bila sebelumnya Anda pernah membaca my top fall 2018 plan to watch, maka Anda tahu bahwa ini adalah anime (new title) yang paling saya tunggu di musim ini. Mengesampingkan genre, sinopsis, dan trailer yang dengan jelas mengatakan bahwa ini adalah jenis anime yang saya suka; alasan utama saya menonton anime ini adalah.. ini anime romance original dari P.A. Work.

 

Jumlah Episode : 13

Genre : Drama, Magic, Romance

Status : Airing (sejak 6 Oktober 2018)

Studio : P.A. Works

Sumber : – (original)

Director : Shinohara Toshiya (InuYasha, Kuroshitsuji, Nagi no Asukara, Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou, dll)

Character Design & Chief Animation Director : Akiyama Yuki (Sayonara no Asa…)

OP Theme Song : “17 Sai” by Haruka to Miyuki

ED Theme Song : “Mimei no Kimi to Hakumei no Mahou” by Yanagi Nagi

 

Oh Astaga. Ini anime yang benar-benar ideal bagi saya. Studio, director, chara design, THEME SONG! Wow. Semuanya benar-benar berkolaborasi dengan baik untuk menyajikan anime yang benar-benar bagus. YA. Saya bersemangat sekali untuk anime yang satu ini.

 

Sinopsis :

Berlatas di Nagasaki, diceritakan bahwa keberadaan sihir masih ada di dunia, meskipun hanya sedikit. Hitomi Tsukihiro adalah keturunan penyihir yang berusia 17 tahun. Ia sering terlihat murung dan suram karena ketidakmampuannya melihat warna sejak muda (mungkin karena sihirnya). Merasa kasihan pada cucunya tersebut, Kohaku, seorang penyihir hebat, mengirim Hitomi ke masa lalu, di tahun 2018. Melalui pertemuan dengan neneknya yang saat itu masih berusia 17 tahun dan bersama anggota klubnya, anime ini akan menceritakan kehidupan Hitomi.

 

Irozuku Sekai no Ashita kara

 

Review :

Dari tadi saya sepertinya terkesan melebih-lebihkan anime ini karena studionya. Namun hal tersebut wajar karena kenyataannya saya memang suka semua anime romance original dari P.A. Works. Dan perlu diingat, saya bukan fan P.A.Works. Tidak ada studio yang benar-benar saya ‘sembah-sembah’. Semua studio bagus, punya kelebihan-kekurangan dan karakternya sendiri.

Anime pertama karya P.A. Works, adalah True Tears yang bergenre Drama Romance School memiliki cerita yang sangat bagus. Rilis di tahun 2008, tetap membuat saya kagum ketika menontonnya di 2017. Anime romance kedua karya mereka adalah Nagi no Asukara, yang merupakan salah satu anime favorit saya hingga saat ini. Bahkan meskipun telah lama menontonnya, ketika mendengar ‘Nagi no Asukara’, saya langsung teringat feel yang diberikan anime tersebut. Sebenarnya sebelumnya ada Angel Beats, namun romance bukan genre utamanya, jadi tidak saya hitung. Ada juga Koitabi: True Tours Nanto, yang sebenarnya anime romance original P.A. Works, namun itu short anime. Tidak lama setelah Nagi no Asukara, setahun kemudian di 2014, mereka membuat anime romance original ketiga mereka, Glasslip. Animenya underrated karena konsep supernaturalnya yang kurang dieksekusi dengan baik dan endingnya yang seingat saya memang anti klimaks atau gantung. Namun tetap saja, anime tersebut bagus menurut saya. Sekali lagi, saya mengatakannya dengan jujur, saya bukan fan P.A. Works. Setahun kemudian, lagi-lagi anime romance karya P.A. Works masuk ke daftar anime yang paling saya suka, Charlotte. *But wait, ternyata anime sebagus itu skornya hanya 7.9 setelah baru saja saya cek. Kenapa ya.*

Dan akhirnya. Menjadi anime romance original kelima dari P.A. Works, saya rasa tidak salah memberikan ekspektasi yang tinggi pada anime ini apabila melihat sejarah P.A. Works. (Saya belum nonton Sayonara no Asa…, jadi tidak tahu itu romance apa bukan. Di MAL tidak mencantumkan genre romance, jadi saya skip).

 

———Warna———

Ya. Warna adalah poin yang dengan sangat jelas, paling dijunjung tinggi oleh P.A. Works di anime ini. Tentunya karena memang dari judulnya, karakter utamanya, dan ide ceritanya, warna adalah hal yang paling utama di anime ini. Sejak episode pertama, sejak awal, setiap frame yang ada di anime ini benar-benar penuh warna. Sebenarnya di tahun 2018 ini, bahkan jauh sebelumnya, telah banyak studio, tentunya P.A. Works sendiri, yang dengan baik memberi pewarnaan yang mengagumkan di anime mereka. Jadi mungkin ketika saya mengatakan ‘warnanya benar-benar mewah’, sebenarnya tidak cukup terdengar istimewa. Namun tetap saja, anime ini benar-benar indah warnanya. *Bila Anda bisa/berkemampuan menonton format 10bit, pilihlah yang itu. Trust me. Its really beautiful in 10bit.

 

———New Character Design———

Bila Anda telah banyak menonton anime dari P.A. Works, maka hal kedua yang menarik perhatian Anda setelah warna adalah desain karakternya. Baru. Fresh. Baru pertama kali ini, desain untuk karakter di anime P.A. Works dibuat oleh Akiyama Yuki. Beliau sendiri juga baru pertama kali memperoleh posisi sebagai Character Design & Chief Animation Director. Akiyama Yuki memang nama baru di industri anime. Sebelumnya, ia hanya pernah bertugas sebagai key animation untuk anime Sayonara no Asa… . Namun, saya rasa bila P.A. Works memang berniat membuat anime kali ini spesial dari anime romance mereka sebelumnya, ini adalah langkah yang tepat. Tidak ada yang salah dari desain karakter anime romance P.A. Works sebelum-sebelumnya, bahkan bagus; namun dengan menggunakan desain karakter yang berbeda dari sebelumnya, hal ini cukup bagus dilakukan.

 

Irozuku Sekai no Ashita kara

 

———Fantastic OP Theme———

Saya agak bingung bagaimana menjelaskannya. Singkat saja. Bagus banget pokoknya. Efek cahayanya, (lagi-lagi) warnanya, dan songnya sendiri. MANTUL! Dari openingnya, saya rasa P.A. Works ingin mengatakan bahwa mereka pantas memiliki nama P.A. Works. Progressive Animation Works.

 

———Kesimpulan———

Karena baru menonton dua episode, saya jadi tidak bisa membahas lebih banyak. Ceritanya ringan dan mudah diikuti. Mungkin karena memang baru dua episode. Konfliknya juga belum begitu terasa. Belum ada ‘sesuatu’ yang muncul di anime ini. Semua masih berjalan dengan ‘biasa’. Saya rasa memang cukup sekian saja yang ingin saya sampaikan.

Oh ya. Saya tidak bisa menjamin 100% anime ini akan bagus. Kalian juga jangan terlalu berharap tinggi. Seperti yang saya sebutkan tadi, ingat bahwa P.A. Works pernah membuat Glasslip. Hahahhaa. Anime romance original yang ‘paling gagal’ dari mereka (berdasarkan pendapat masyarakat, karena untuk saya sendiri, Glasslip bagus kok).

 

PV 1

 

PV 2

 

https://myanimelist.net/anime/37497/Irozuku_Sekai_no_Ashita_kara

Share this post :