Tenrou: Sirius the Jaeger

complete Review

Tentunya bukan tanpa alasan kenapa anime ini berada di urutan kedua dalam daftar plan-to-watch list saya untuk Summer 2018. Merupakan anime original dari studio P.A. Works yang telah memproduksi banyak anime populer (dan menurut saya pribadi memang bagus-bagus) adalah salah satu poin yang membuat saya mempertimbangkan untuk menonton anime ini. Selain itu, dengan pengarahan dari Ando Masahiro yang telah turut serta dalam berbagai produksi anime yang hasilnya bagus, membuat potensi Sirius the Jaeger memasuki jajaran top anime Summer ’18 semakin besar.

 

Tipe : TV Series

Genre : Action, Historical, Supernatural, Vampire

Status : Finished Airing (12 Juli 2018 – 27 September 2018)

Studio : P.A. Works

Sumber : – (Original Anime)

Director : Ando Masahiro (Akagami no Shirayuki-hime, Canaan, Hanasaku Iroha, Under the Dog, dan telah banyak bekerja di berbagai posisi staff untuk anime terkenal seperti FMA dan GitS)

Character Design, Chief Animation Director: Mai Matsuura (Arcana Famiglia, Cheating Craft, King of Prism, dll) dan Souichirou Sako (Magi: Sinbad no Bouken)

OP Theme Song : “Sirius” by Kishida Kyoudan & The Akeboshi Rockets

ED Theme Song : “Sajou no Hana” by Hoshie

 

Sinopsis :

Berlatar di Ibukota Kekaisaran pada tahun 1930, sekelompok orang yang dijuluki “Jaegers” tiba di Stasiun Tokyo. Mereka membawa kotak-kotak instrumen musik dan datang dengan tujuan memburu vampir. Diantara mereka ada seorang pria bernama Yuliy yang memiliki aura yang tidak biasa serta diselimuti keheningan. Ia adalah seorang manusia serigala yang kampung kelahirannya dihancurkan oleh vampir; dia bersama Jaegers terlibat dalam pertempuran untuk ark suci misterius yang dikenal dengan “Ark Sirius”. Kebenaran apa yang menunggu mereka di ujung sana? Bersama dengan ikatan yang abadi dan spiral konspirasi yang menjalin, anime action-thriller yang sangat ditunggu-tunggu akhirnya dimulai.

 

Sirius

 

Review :

Sebenarnya, anime ini bahkan tidak akan saya rencanakan untuk tonton apabila waktu itu saya ingat bila SnK S3 akan rilis di musim yang sama. Tentunya karena SnK sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan asupan anime aksi saya. Namun, beberapa episode awal Sirius membuat saya semakin yakin akan prediksi saya, bahwa anime ini adalah anime yang digarap dengan baik. Alhasil, anime ini saya tonton hingga akhir. Dan.. saya rasa cukup memenuhi harapan.

“Yah vampire lagi..” “Bosen vampire mulu, palingan sama”. Mungkin banyak yang akan berpikiran demikian; dan hal tersebut wajar karena memang jepang telah memproduksi banyak sekali anime dengan tema vampire. Karena itulah, di sini saya akan mencoba menentang pemikiran/pendapat tersebut. Seperti yang pernah saya katakan di review Devils Line, semua anime vampir tetap memiliki karakteristiknya sendiri-sendiri yang membuat genre/tema vampir tetap menarik untuk ditonton. Terutama untuk P.A. Works. Tidak mungkin studio tersebut memproduksi anime original yang klise.

 

———Genre Aksi———

Untuk yang sejak awal memang ingin menonton anime ini, atau mungkin hanya tertarik saja, alasannya pasti karena aksinya. Trailernya yang epic dan penuh aksi sukses membuat penonton tidak melupakan anime ini untuk ditonton pada Summer ’18, terutama untuk pecinta genre aksi-vampir. Dan mereka tidak membohongi penonton dengan trailer tersebut. Di episode pertama di menit ketiga, meskipun singkat, scene aksi yang merupakan pertarungan antara Jaegers dan vampir langsung disajikan. Kemudian episode pertama tersebut ditutup dengan rally scene aksi yang sangat panjang dan benar-benar bagus. Tidak hanya di episode pertama tentunya, seluruh scene aksi di sepanjang anime ini, mulai dari sudut kamera, detail, dan ketegangan, scene aksi pada anime ini benar-benar tergarap dengan baik.

 

———Cerita———

Meskipun telah sukses menyajikan scene aksi yang bagus, P.A. Works tahu betul bahwa yang penting dari sebuah anime adalah jalan ceritanya. Tidak perlu diragukan lagi, P.A. Works telah memproduksi banyak anime original yang semuanya saya sukai ceritanya. Sangat. Bila Anda lupa, anime original dari P.A. Works antara lain Angel Beats!, Charlotte, Nagi no Asukara, Shirobako, Hanasaku Iroha, True Tears, dll. Ya, semua itu anime original karya P.A. Works.

Termasuk untuk Sirius the Jaeger ini, mereka tidak membuatkan cerita asal-asalan. Hal ini terlihat dari kerumitan cerita dalam anime ini. Dari trailer dan sinopsis, mungkin Anda kira cerita dan konfliknya hanya tentang pertarungan vampir dan pemburu vampir. Tidak. Ceritanya tidak semurah itu. Menyambung apa yang saya sampaikan di awal mengenai ‘tema vampire’, cerita pada anime ini memiliki karakteristik sendiri; dimana selama enam atau tujuh episode pertama, fokus cerita memang terletak pada pertempuran dengan vampire. Namun setelah itu, ada konflik lain yang ditambahkan, sehingga fokus permasalahan pada cerita menjadi benar-benar lebih dari bertarung dengan vampire. Sesuai sinopsis (jadi saya rasa tidak spoiler), keberadaan Ark Sirius menjadi hal yang merubah cerita.

 

Sirius

 

———Karakter———

Ada banyak pihak/karakter yang turut membangun cerita dan membuatnya menjadi kompleks. Namun hal ini juga yang menjadi kekurangan dari anime ini. Ada banyak sekali karakter pada anime ini, yang memang mereka memiliki peran yang tidak bisa dihilangkan begitu saja dari cerita; namun, saya pribadi kurang suka cerita dengan banyak tokoh. Alasannya karena kita menjadi kehilangan waktu untuk mengenal lebih dalam tiap-tiap karakter utamanya.

Yang cukup bagus dari anime ini terkait dengan karakter adalah, karakter yang banyak itu, bisa tetap ‘ada’ dan tetap berperan membangun cerita dari awal hingga akhir. Mereka sempat terpisah-pisah sejenak, namun penulis cerita memiliki ide tertentu untuk menyatukan seluruh karakter agar tetap ada hingga akhir.

 

———Berbagai Genre———

Bila dilihat dari informasinya, cukup banyak genre yang tercantum untuk anime ini, yaitu Action, Historical, Supernatural, Vampire. Oh ya, mengenai genre supernatural ada yang ingin saya sampaikan, namun saya sudah pernah mengatakannya di review Devils Line. Jadi saya akan copas saja dari Devils Line karena apa yang ingin saya katakan sama persis:

supernatural

Genre vampire pasti bergenre supernatural (silahkan searching dulu untuk yang belum paham). Dan genre supernatural tidak lepas dari kondisi ‘tidak logis’ atau fiktif. Namun pada Devils Line, genre supernatural benar-benar ditekan keberadaannya dalam cerita. Bisa dibilang satu-satunya hal yang tidak logis dari anime ini adalah vampir itu ada (tentunya).

Maksud saya adalah anime ini dibuat se-ilmiah atau se-logis mungkin, sehingga apa yang terjadi dalam anime ini bisa diterima dengan baik, tanpa sedikitpun membuat kita merasa janggal dengan anime ini. Pastinya anda sering menonton anime (terutama aksi-supernatural atau aksi-fantasi) dimana banyak scene yang sebenarnya tidak cukup logis, namun kita terima saja karena ini cerita fiksi. Untuk sebagian penonton, termasuk saya, saya lebih suka bila suatu cerita dibuat se-ilmiah atau se-logis mungkin.

Nah, terkait dengan hal tersebut, menyebabkan genre aksi dalam anime ini semuanya menggunakan martial art dan senjata api; jenis genre aksi yang saya suka.

Dengan rentenan genre tersebut, anime ini masih tidak puas dan serakah. Saya bingung ingin memutuskan apakah ini kekurangan ataukah malah kelebihan, namun anime ini mengangkat lebih banyak genre dari yang diinformasikan. Ada romance yang diselipkan pada cerita, dan juga beberapa scene komedi yang membumbui cerita Sirius the Jaeger. Bisa dibilang anime ini ‘multi-talent’ :v . Namun seingat saya P.A. Works memang suka seperti itu. Di berbagai anime original P.A. Works yang telah saya sebutkan di atas, mereka memiliki berbagai genre dalam ceritanya, lebih dari yang diinformasikan.

Mengenai hal ini, tergantung penonton saja; apakah ini suatu kelebihan, ataukah lebih baik suatu cerita fokus dan mendalami genre utamanya saja.

 

Sirius

 

———Kekurangan———

Sebenarnya bukan kekurangan, namun anime ini tidak memiliki sesuatu yang ‘wow’, yang mengejutkan, atau plot twist yang hebat yang membuat cerita menjadi lebih greget. Mungkin karena itulah skor nya di MAL tidak terlalu tinggi, skornya rata-rata. Ceritanya bagus, hanya saja tidak ada ‘sesuatu’nya itu. Selain itu, kekurangan lainnya adalah, semakin ke akhir, ceritanya terlalu datar atau terkesan bisa ditebak. Ya sama saja sih masudnya. Kurang ada ‘wow’ dalam cerita ini.

 

———Kesimpulan———

Kurang lebih itu saja yang ingin saya sampaikan mengenai anime Tenrou: Sirius the Jaeger ini. Saya harap saya telah mendeskripsikan anime ini sebaik mungkin, sisanya terserah Anda apakah tertarik untuk menonton anime ini atau tidak. Kalau menurut saya, bila Anda memiliki waktu lebih, anime dari Progressive Animation Works ini pantas untuk Anda coba tonton.

 

PV

Jaegers Version

Vampire Version

 

http://sirius-the-jaeger.com/

https://myanimelist.net/anime/37569/Tenrou__Sirius_the_Jaeger/

Share this post :